MSDM

Saat ini, para manajer dibombardir dengan begitu banyak nasihat dari para konsultan, profesor, jurnalis bisnis dan “guru” manajemen mengenai bagaimana seharusnya mereka menangani para karyawnannya, banyak dari nasihat itu yang memang mendalam dan bernilai, namun banyak juga yang hanya merupakan generalisasi yang kasar, ambugu, tidak konsisten atau mengada-ada. Beberapa di anatranya bahkan betul-betul salah. Apap pun kualitasnya, tampaknya belum terlihat penurunan nasihat dan malah justru sebaliknya. Buku-buku bisnis dan manajemen telah menggantikan buku-buku sex, pengembangan diri dan cara berdiet sebagai buku laris.

Berikut adalah sedikit kutipan dari ringkasan buku-buku yang pernah saya baca mengenai seputar MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. Saya bukanlah seorang peneliti, pengajar, guru ataupun professor bahkan saya pun bukan seorang konsultan. Namun, tidak lebih orang biasa yang suka berbagi dalam segala hal dan tetap tidak melupakan dari mana sumbernya. Silakan dibaca, saya ucapkan terimakasih jika ini sangat bermanfaat dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan ini.

2 + 2 TIDAK SELALU 4

Para pendukung gagasan tim kerja seringkali  mengatakan bahwa salah satu alasan perusahaan-perusahaan bisnis harus diorganisir dalam bentuk tim-tim kerja ialah karena tim-tim kerja itu akan bias menciptakan sinergi yang positif. Dengan kata lain, output produktifita dari sebuah tim akan menjadi lebih besar dari pada jika para anggota individu bekerja secara sendirian karena semangat kerja tim akan mendorong upaya-upaya individu. Jadi 2 + 2 bisa saja sama dengan 5. Padahal kenyataannya ialah bahwa tim-tim kerja itu sering kali menciptakan sinergi yang negative. Ketika bekerja secara kolektif,para individu menghabiskan energy lebih kecil dibandingkan dengan bekerja secara individual, sehingga 2 + 2 bisa sama dengan 3! Mengapa hal ini bisa terjadi? Yakni karena apa yang disebut sebagai kemalasan kolektif (social loafing).baca selengkapnya

PREVIEW KERJA YANG RELISTIS: APA YANG ANDA LIHAT ADALAH APA YANG ANDA PEROLEH

Ingatlah kembali kemasa ketika Anda mengikuti sebuah interview kerja. Setelah sang interviewer selesai mengajukan pertanyaan-pertanyaannya, bagaimana cara dia menggambarkan pekerjaan dan perusahaannya? Kebanyakan manajer pada saat menjalankan interview kerja, hamper selalu terfokus pada aspek-aspek positif saja. Mereka membicarakan tentang tugas kerja yang emanrik, tentang kebersamaan di antara para rekan sekerja, tentang kesempatan untuk maju, tenatng banyaknya fasilitas-fasilitas dan semacamnya. Bahkan meskipun para manajer memang tahu tentang keburukan-keburukan pekerjaan itu dan perusahaan, dia dengan hati-hati menghindarkan topic itu. Mengapa harus membunuh ketertarikan seorang pelamar kerja yang bagus dengan membicarakam hal-hal yang negative?baca selengkapnya

PARA PENGIKUT YANG HEBAT AKAN MENCIPTAKAN PEMIMPIN YANG HEBAT

Seorang eksekutif pernah diberi pertanyaan: “Apa yang menjadikan seorang pemimpin hebat?” Jawabannya ialah: “Para pengikut yang hebat!” Meskipun dia sendiri adalah seorang yang pandai bicara, namun ada benarnya. Para pemimpin bisa menyelesaikan sesuatu melalui orang-orang lain. Dan tidak peduli apa pun yang dilakukan oleh para pemimpin, jika para pengikut tidak meresponnya, maka pemimpin itu akan gagal. Jadi, para pemimpin yang sukses memang harus memiliki para pengikut yang sukses pula.
Apakah ada tanda-tanda yang harus Anda temukan dalam diri para karyawan yang menunjukkan kecenderungan mereka akan menjadi pengikut yang baik? Ya!…………… baca selengkapnya

APA YANG ANDA LAUKUKAN LEBIH KUAT PENGARUHNYA KETIMBANG APA YANG ANDA KATAKAN

Ini bukan mengenai apa yang Anda katakana, namun mengenai apa yang Anda lakukan! Tindakan MEMILIKI gema yang lebih nyaring ketimbang kata-kata.
Ketika berhadapan dengan inkonsistensi-inkonsistensi antara kata-kata dengan tindakan, orang cenderung lebih mempercayai tindakan Perilaku yang lebih dipercaya!………… baca selengkapnya

Silakan Berkomentar dan Mari Berbagi..!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s